Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Indonesia U-22  vs suriah U-23


Pelatih timnas Suriah U-23, Muhammad Al Fakeer, mengungkapkan timnya sudah siap menghadapi timnas Indonesia U-22 dalam laga uji coba di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (14/2). Berbagai strategi pun telah disiapkan untuk uji coba kedua bagi kedua tim dalam sepekan ini.
Seperti diketahui, sebelumnya kedua tim bermain imbang 1-1, Selasa (10/2) lalu. "Timnas Indonesia dikenal dengan gaya permainan cepat dengan bola-bola pendek, serta pressing ketat kepada lawan. Namun saya sudah punya strategi untuk memenangkan laga besok," ucap Al Fakeer.
Dia menambahkan, sangat mewaspadai gelandang Indonesia U-22, Evan Dimas Darmono. "Pemain ini lincah dan mempunyai passing serta umpan yang akurat. Sangat berbahaya jika membiarkannya leluasa beroperasi di tengah," jelasnya.
Laga uji coba ini sendiri menjadi bagian dari persiapan tim Garuda Muda untuk mengikuti kualifikasi Piala Asia U-22 2016. Pada ajang itu, skuat asuhan Aji Santoso tergabung satu grup dengan Korea Selatan, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
0Comments

PSTS TABING, Klub Kampung Berprestasi Kota

INGIN LANGSUNG KE DIVISI III NASIONAL

Jangan katakan mimpi, kalau PSTS Tabing memang bercita-cita untuk langsung terjun ke kompetisi Divisi III Nasional. Sebagaimana dikatakan N. Nofi Sastera dalam sambutannya pada Acara Malam Syukuran dan Penutupan Turnamen Sepakbola Ibrani Cup Jumat malam 27 Maret lalu di Lapangan PSTS Tabing, niat itu memang sudah merupakan target program utama kepengurusan yang dipimpinnya selama empat tahun ke depan.
“Sejujurnya kita memang ingin PSTS Tabing terjun langsung ke kompetisi tingkat nasional (diawali dari Divisi III) dan tidak hanya menjadi anggota Pengcab PSSI Padang, seperti sekarang ini. Memang tak gampang mencapai cita-cita itu. Namun saya yakin dan optimis hal itu akan tercapai bila pengurus ini didukung oleh semua pihak terutama sekali oleh para Pembina dan Penasehat PSTS Tabing,” ujar Nofi.
Untuk mencapai tujuan itu, PSTS menurut Nofi akan berusaha mempersiapkan segala sesuatu infra dan supra struktur pelengkap persyaratan menuju kompetisi tingkat nasional. Di antaranya yang terpenting adalah membuat Akte Pendirian dan Legalitas yang syah mengenai status kepemilikan klub PSTS Tabing. Juga mendirikan Yayasan PSTS Tabing yang nantinya diharapkan akan memiliki unit-unit usaha guna mendukung pendanaan PSTS Tabing. Selain itu PSTS Tabing juga akan membuat sertifikat tanah lapangan PSTS Tabing yang beberapa tahun sebelumnya sudah diserahkan Pemko Padang kepada pengurus PSTS Tabing di zaman kepemimpinan Ketua PSTS sebelumnya H. Mardianus Mansyur.
Satu program pengurus baru PSTS Tabing yang sedang berjalan – karena telah mulai digarap persis saat akan membentuk pengurus - adalah pembangunan sarana lampu penerangan di lapangan PSTS Tabing. Tujuannya jika ini teralisir, maka di Lapangan PSTS Tabing bisa dilaksanakan pertandingan malam hari. Sejauh ini, PSTS baru memiliki dana stimulan sebesar Rp 25 Jt dari rencana biaya sebesar Rp 350 Jt sebagaimana anggaran yang telah disusun oleh Panitia Pembangunan Lampu Lapangan PSTS yang diketuai Faisal Fahmi, mantan pemain PSTS dan sekarang menjadi Ketua II Bidang Sarana dan Prasarana PSTS Tabing.
Lapangan PSTS Tabing sendiri menurut Nofi, diharapkan nantinya akan bisa dibangun sehingga menjadi sebuah Stadion Mini.
“Tegasnya, bila kelima faktor di atas dapat tercapai yakni Akte Pendirian, Yayasan PSTS, Sertifikat Lapangan, Pembangunan Lampu Lampangan dan Pembangunan Stadion Mini, maka PSTS berarti sudah siap untuk terjun langsung ke kompetisi tingkat nasional. Dengan dukungan Bapak Walikota serta para Pembina dan Penasehat PSTS lainnya termasuk khususnya Bapak Ibrani SH yang kita minta menjadi Penasehat Hukum klub PSTS, kita optimis semua ini akan bisa tercapai,” tambah Nofi.
PSTS MENDUNIA
Ditambahkannya, secara tekhnis sepakbola, PSTS sejak lama sudah sangat mampu untuk terjun di kompetisi nasional tersebut. Terbukti PSTS mampu melahirkan sejumlah pemain hebat sebagaimana pemain-pemain yang sekarang merumput bersama klub-klub terkenal di Indonesia. Sebutlah seperti Bobby Satria di Persebaya, M. Fauzan Jamal di Semen Padang, Tommy Pranata di Persisam Samarinda (ketiganya mantan pemain Tim Nasional), Andre Syarifuddin, Abdul Faisal Buya dan Abdil Amar di PSP Padang, Yoga di PSMS U-21dan Doni di Persiba U-21. Tak hanya itu, seorang pemain usia muda dari PSTS yakni Davitra, juga pernah mengikuti Pemusatan Latihan Tim Nasional U-16 di Uruguay.
Keberhasilan para pemain PSTS mendunia seperti ini pula (termasuk Bobby Satria yang pernah mengikuti Pelatnas Tim Nasional di Belanda dan M. Ikhsan ‘Abang’ Haswindi pemain PSTS Tabing mahasiswa Universitas Sumatera Utara yang mengikuti Turnamen antar Mahasiswa di Singapura) yang membuat pengurus baru PSTS mengganti logo klub-nya dengan memakai lambang bola dunia di tengah. Otomatis pula mulai kepengurusan baru periode 2009-2013 ini PSTS Tabing sudah memakai logo baru, stempel baru dan kop surat yang baru.
TEKNISI SEPAKBOLA ANDAL
Selain dari sisi pemain, PSTS Tabing pun memiliki Pelatih yang cukup mumpuni. Yang terbaik tentu saja Jafri Sastra, yang kini memiliki sertikiat kepelatihan B-AFC License. Pelatih PSTS ini dianggap sukses membawa klub PSPP Padang Panjang yang tahun 2009 ini lolos ke Divisi I, serta PS. Pelalawan Riau yang tahun lalu diloloskan Jafri dari Divisi III ke Divisi II. Selain itu, Jafri pun kini juga telah menjadi Asisten Intruktur Pelatih untuk tingkat nasional. Tak urung, lelaki yang semula gagap dengan tekhnologi ini, kini terpaksa harus belajar kembali mengenali komputer dengan memanfaatkan laptop barunya guna mempersiapkan materi latihan dan pelatihan yang diberikannya.
Selain Jafri di PSTS juga ada Ahmad Idris, pelatih kiper. Selain bersertifikat C, mantan kiper PSP Padang ini sebelumnya adalah mantan pelatih PON Sumbar. Meski ia sendiri kelahiran Lubuk Begalung, namun Ahmad Idris senang melatih di klub PSTS Tabing yang notabene tempatnya belasan kilometer dari rumahnya.
Juga ada M. Zaini Caniago, pelatih bersertifikat C-License yang tahun ini mendapat job sebagai pelatih di Kabupaten Dharmasraya. Juga ada tiga pelatih muda Armon Effendi, M. Kamel dan Dian Mardiansyah Putra, anak kandung dari H. Mardianus Mansyur Ketua Umum PSTS sebelumnya.
Di sisi tekhnis lainnya, PSTS juga punya teknisi-teknisi sepakbola handal lainnya seperti Drs. Bakaruddin dan Drs. Hasbi Batubara keduanya PP (Pengawas Pertandingan) Nasional, Drs. Afrizal M.Pd pelatih sepakbola yang juga PP Daerah serta saat ini menjabat Biro SDM di Pengda PSSI Sumbar. Lalu juga ada Abdul Pandi, yang berpengalaman memenej kepanitiaan pertandingan skala nasional karena ia sering menjadi Sekretaris Panitia Pertandingan PSP Padang. Tak ketinggalan ada Mukhtar Anwar SH, Sekum PSTS Tabing yang selain sangat mengerti seluk beluk sepakbola, juga ahli di dunia karate. Karena selain anggota Pengurus Besar PB. Inkanas Bidang Pertandingan ia juga Ketua Komisi Tekhnik di Pengcab Inkanas Padang.
Di sisi perwasitan, PSTS saat ini minimal memiliki 2 orang wasit bersertifikat C-2 yakni Jumadi Asra dan Syafriadi. Ke depan, PSTS juga berencana untuk melahirkan sejumlah wasit-wasit muda lainnya yang diharapkan nanti bisa mencapai sertfikat C-1 Nasional.
“Insya Allah, berkat rahmat Allah dan dukungan semuanya, sekali lagi kami optimis, cita-cita PSTS terjun langsung ke kompetisi tingkat nasional akan bisa kita capai,” tambah Nofi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
0Comments

Evan Dimas

Evan Dimas
Informasi pribadi
Nama lengkap Evan Dimas Darmono
Tanggal lahir 13 Maret 1995 (umur 19)
Tempat lahir Surabaya, Indonesia
Tinggi 1.67 m (5 ft 6 in)
Posisi bermain Gelandang
Karier junior
2005-2007 SSB Sasana Bhakti
2007-2011 SSB Mitra Surabaya
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
2013- Persebaya Surabaya 0 (0)
Tim nasional
2012 Indonesia U-17 4 (4)
2013-2014 Indonesia U-19 30 (12)
2014 Indonesia 1 (1)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik.
‡ Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 28 November 2014
Evan Dimas Darmono (lahir di Surabaya, 13 Maret 1995; umur 19 tahun) adalah pemain sepak bola berkebangsaan Indonesia yang bermain pada posisi gelandang.[1] Evan Dimas sukses membawa Timnas Indonesia U-19 menjuarai Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013 dengan mengalahkan Vietnam di partai puncak.

Daftar isi

Kehidupan pribadi

Evan Dimas adalah seorang putra Surabaya yang lahir dari pasangan Condro Permono dan Ana. Tahun 2012 lalu, ia terpilih masuk ke dalam skuat sepak bola Jawa Timur yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional XVIII di Pekanbaru. Di level tim nasional, ia sudah memulai kariernya di tingkat U-17 sekaligus menyandang ban kapten, sebelumnya ia juga telah mengantarkan Garuda Muda menjuarai turnamen HKFA International Youth Invitation di Hongkong pada tahun 2012. Ia juga merupakan wakil Indonesia dalam ajang pencarian bakat bertajuk ‘The Chance’ dan menjadi satu dari 100 anak yang beruntung bisa dilatih oleh mantan pelatih Barcelona Pep Guardiola.[2]

Karier Internasional

Pada tahun 2013, dia dipanggil timnas U-19 untuk mengikuti Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013. Evan terpilih menjadi kapten tim menggantikan Gavin Kwan Adsit yang sedang trial di klub CFR Cluj. Di kejuaraan ini Evan menjadi pencetak gol terbanyak untuk Indonesia dengan 5 gol dan menjadikan timnas menjuarai Piala AFF untuk pertama kalinya. Dua minggu setelahnya, timnas U-19 bertanding di Kualifikasi Kejuaraan U-19 AFC 2014. Di pertandingan penentuan grup melawan Korea Selatan (12 Oktober 2013), Evan berhasil mencetak hat-trick yang membuat Indonesia lolos untuk ke-16 kalinya.[3] Namun, timnas di Kejuaraan U-19 AFC 2014 tidak bisa lolos dari babak grup sehingga gagal melaju ke Piala Dunia U-20 FIFA 2015.
Setelah penampilan impresifnya bersama timnas U-19, pelatih Timnas Indonesia Senior, Alfred Riedl memasukkan nama Evan Dimas kedalam daftar skuad sementaranya untuk kompetisi Piala Suzuki AFF 2014.[4] Debut bermain dan golnya di timnas senior adalah saat melawan Timor Leste, namun laga tersebut tidak termasuk hitungan FIFA[5]

Tim nasional

Tim nasional Indonesia
Tahun Penampilan Gol
2014 1 1
Total 1 1

Gol internasional

Evan Dimas: Gol Internasional
Gol Tanggal Stadion Lawan Skor Hasil Laga
1 28 November 2014 Stadion Hàng Đẫy, Hanoi, Vietnam  Laos 1–0 5–1 Piala Suzuki AFF 2014

Penghargaan

Indonesia U-17
  • Turnamen HKFA: 2012
Indonesia U-19

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
0Comments